Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

OPPO F7 dan Teknologi Artificial Intelligence 2.0 yang Semakin Memukau


OPPO resmi mengumumkan kehadiran perangkat terbarunya yaitu F7 pada 17 April 2018. OPPO F7 hadir dengan peningkatan yang lebih menarik, khususnya ke dalam fitur fotografi selfie.

Tak tanggung – tanggung, dengan kamera depan beresolusi 25MP, OPPO F7 dibekali fitur Artificial Intelligence atau AI Beauty 2.0 yang dapat mendeteksi 296 titik di wajah. Fitur ini merupakan versi upgrade dari teknologi kecerdasan buatan pada perangkat sebelumnya yakni OPPO F5. Kini teknologi AI Beauty 2.0 yang ditanamkan pada OPPO F7 meningkat dengan kemampuan terbarunya yakni facial recognition yang lebih akurat, kemampuan self-learning sesuai preferensi pengguna, hingga efek beautification yang dapat percantik hasil selfie namun tetap tampak natural.


Hadir pula fitur mode vivid yang dapat mempertegas warna background gambar lebih tegas sehingga membuat hasil  gambar menjadi lebih berkarakter. OPPO F7 juga dilengkapi dengan real-time HDR pada kamera depannya yang mampu memastikan gambar memiliki kualitas baik dan terlihat indah dalam segala kondisi cahaya.

Selain kualitas gambar yang semakin meningkat, AI Beauty 2.0 pada OPPO F7 juga memiliki fitur AR Sticker yang dapat menambahkan karakter – karakter tertentu baik pada selfie maupun group selfie. Hasil gambar pun akan menjadi lebih menyenangkan dan pengguna tak perlu repot unggah aplikasi ketiga untuk menyunting gambar.

Yang tak kalah memukau, OPPO F7 memiliki fitur Face Unlock one motion. Artinya, pengguna hanya perlu mengarahkan perangkat ke wajah tanpa menekan tombol apapun dan dalam waktu 0,08 detik saja kunci layar perangkat akan langsung terbuka.


Untuk menunjang kinerjanya, OPPO F7 bekerja pada Android Oreo 8.1 dengan RAM 4GB dan ROM 64GB. Layarnya pun Super Full Screen 6,23 inci dengan resolusi FHD+ 2280x1080 piksel. Pengguna akan mendapatkan pengalaman visual terbaik yang jauh lebih smooth ketika menggunakan perangkat untuk berbagai kegiatan seperti bermain games, menonton video, maupun membaca konten online di media sosial.

Terkait desain, OPPO F7 hadir dengan varian warna Solar Red dan Moonlight Silver yang memikat. Cover belakang perangkat ini menggunakan bahan glossy yang mampu merefleksikan pantulan warna dan cahaya. Lekukan di setiap sudut OPPO F7 pun juga semakin membuat perangkat terlihat elegan, tidak kaku, dan nyaman untuk digenggam.

Asgardia Resmi Meninggalkan Bumi, Seperti Apa?




Setelah sempat membuat heboh publik beberapa bulan lalu, Asgardia, negara di luar angkasa akhirnya memiliki wilayah. Hal itu menyusul keberhasilan peluncuran cubesat bernama Asgardia-1.

Meski sebelumnya sempat ditunda satu hari, miniatur pesawat luar angkasa itu berhasil tiba di orbit setelah meluncur dari fasilitas NASA. Cubesat yang memilki ukuran sebesar kotak susu itu seluruhnya akan menjadi wilayah Asgardia.

"Kerajaan luar angkasa Asgardia telah membentu wilayah kedaulatannya di luar angkasa," ujar Asgardia beberapa waktu lalu.

ada lebih dari 300 ribu orang yang sudah mendaftar sebagai warga negara Asgardia sejak tahun lalu.

Hak istimewa yang dimiliki warga negara Asgardia adalah mengunggah data Asgardia-1 untuk disimpan di orbit. Dengan kata lain, data ini tak akan terikat dengan hukum di Bumi.

Sementara itu, status Asgardia sendiri kini tak belum mendapat pengakuan dari negara lain termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hal itu lepas dari definisi negara yang umum belum dipenuhi oleh Asgardia dan tak ada penduduk yang benar-benar mendiami negara itu.






Kendati demikian, negara itu beberapa bulan telah berhasil menyusun sebuah konstitusi sendiri. Konstitusi itu berisi ketentuan berisi soal kenegaraan, mulai dari warga negara hingga struktur kenegaraan.

Sosok di balik Asgardia

Sekadar informasi, sosok yang mendirikan negara luar angkasa ini adalah Igor Ashurbeyli, seorang ilmuwan sekaligus pebisnis berkebangsaan Rusia.

Ashurbeyli dikenal sebagai salah satu petinggi dari Socium, sebuah perusahaan konsultan dan software yang didirikan pada 1988.

Sejak lama ia memang dikenal sebagai sosok yang tertarik dalam sejumlah program penjelajahan luar angkasa. Pada 2010, ia berhasil mendapatkan gelar kehormatan tertinggi yang bisa didapatkan ilmuwan dari pemerintah Rusia.

Ashurbeyli pertama kali mengungkap proyek Asgardia pada Oktober 2016. Menyusul pengumuman tersebut, pada awal tahun ini, Asgardia resmi membuka pendaftaran sebagai calon penduduk negara tersebut.

"Secara fisik, warga negara (Asgardia) akan berada di Bumi dan mereka tinggal di berbagai negara. Di sisi lain, mereka juga akan menjadi warga Asgardia," tuturnya saat pertama kali mengungkap proyek Asgardia.

Tarot of the Week: Yang Sudah Terjadi Tak Perlu Disesali



Penghujung tahun sudah semakin dekat. Memasuki minggu ketiga di bulan November, simak bagaimana ramalan kartu tarot untuk minggu depan dalam Tarot of the Week edisi Minggu (12/11/2017) berikut:

Jangan pernah menyesali yang pernah terjadi. Semua pasti akan jadi pengalaman dan guru yang berguna bagi hidup kita ke depan. Yang harus dilakukan dalam minggu ini adalah bangkit, berdiri, dan berjalan lagi ke arah depan.

Gunakan energi yang ada untuk melanjutkan perjalanan kehidupan.





The Star

Harapan selalu ada. Di tengah kegelapan malam, ada bintang yang bersinar terang. Kegelapan dibutuhkan supaya cahaya bintang terlihat indah.

Jangan fokus pada kegelapannya, tapi bagaimana bisa memancarkan terang di tengah kegelapan.

Jangan berfokus pada masalah yang terjadi, tapi jadikan sebagai tantangan yang akan membuat kita menjadi lebih matang dan dewasa.

Three of Swords

Jika hasilnya masih belum seperti yang diharapkan, janganlah berputus asa. Setiap kegagalan pasti ada hikmahnya.

Inilah yang akan menempa kita supaya jadi kuat. Tidak perlu mencari kesalahan dari orang-orang di sekitar. Refleksikan setiap peristiwa.

Ambil sisi positifnya. Belajar dari kesalahan. Semoga Tuhan melancarkan segala rencana dan usaha kita dalam minggu ini.




Pre-order iPhone X Diprediksi Tembus 50 Juta Unit





Apple belum memulai pre-order iPhone X, tapi smartphone itu diprediksi dapat mencetak angka pemesanan yang cukup baik. Menurut analis KGI Securities, Ming-Chi Kuo, pre-order iPhone X bisa mencapai lebih dari 50 juta unit.

jika tepat, prediksi Kuo bakal membuat rekor yang cukup baik untuk satu varian iPhone yang dibanderol dengan harga mahal. iPhone X dijual seharga US$ 999 untuk versi 64GB dan US$ 1.149 untuk 245GB.


 



Apple sendiri akan mulai menggelar pre-order iPhone X pada 27 Oktober, sedangkan rencana peluncurannya di pasar pada 3 November 2017. Salah satu fitur unggulan iPhone X adalah Face ID, yang menggantikan fungsi Touch ID sebagai fitur keamanan.

Face ID bergantung pada kamera "TrueDepth", sebuah sistem yang didalamnya termasuk kamera infra merah, flood illuminator dan dot projector yang memiliki lebih dari 30 ribu titik tak terlihat dan memindai wajah pengguna untuk membuat peta wajah unik.






Diungkapkan Kuo, Apple kesulitan memproduksi massal sistem kamera tersebut, sehingga membuat pasokan unit iPhone X terbatas. Apple kemungkinan baru bisa memenuhi seluruh permintaan konsumen pada awal 2018.

iPhone X adalah salah satu smartphone yang diumumkan Apple pada 12 September 2017. Dua smartphone baru lain, iPhone 8 dan 8 Plus telah dijual sejak 22 September 2017.




Satelit Telkom 1 Gangguan, Telkom Pastikan Data Pelanggan Aman




Satelit Telkom 1 mengalami anomali sejak Jumat (25/8/2017) lalu, yang membuat koneksi transponder tak dapat berjalan semestinya. Akibatnya, sejumlah layanan yang menggunakan koneksi satelit pun menjadi terganggu.

Telkom segera memindahkan seluruh transponder Telkom 1 ke transponder satelit lain miliknya dan satelit asing. Hal ini dimaksudkan sebagai langkah awal pemulihan kembali layanan. Telkom mencatat pemulihan baru mencapai 17 persen.






Pada konferensi pers yang digelar Senin (28/8/2017), Direktur Utama Telkom, Alex Janangkih Sinaga juga memastikan bahwa gangguan ini tak akan berdampak langsung terhadap keamanan data pelanggannya.

Pasalnya, Telkom hanya menyediakan konektivitas (hub) melalui penyewaan transponder. Perlu diketahui, satelit memiliki dua jenis bisnis, yakni penyediaan link langsung ke end-user dan sebagai reseller (provider VSAT).

Dalam kasus ini, keamanan data merupakan tanggung jawab si pelanggan Telkom. Contoh Bank Mandiri dan Bank BCA. Diketahui, sebagian besar pelanggan satelit Telkom 1 berasal dari sektor perbankan dan broadcasting.





"Keamanan data itu ada di database. Kami hanya menyediakan konektivitas, sedangkan mengambil data dari transponder itu kan tidak bisa," papar pria yang pernah menjadi Direktur Utama Telkomsel ini.

Menurut data perusahaan, satelit Telkom 1 memiliki 63 pelanggan, di mana delapan pelanggan di antaranya merupakan penyedia layanan VSAT yang memiliki 12.030 site. Dengan demikian, total ground segment mencapai 15.000 site.

"Total site 12.030 yang mereka layani sebagian besar perbankan. Bank BCA tidak direct ke kita, ATM BCA tidak kita handle. Mereka pakai provider VSAT," tuturnya.




Google Bangun Kota Buatan di California, Buat Apa?





Raksasa teknologi Google dilaporkan membangun kota buatan khusus di California, Amerika Serikat. Kota yang diberi nama Castle ini letaknya sekitar 160 kilometer dari Sillicon Valley.

tempat ini adalah bekas pangkalan komando angkatan udara AS, Castle Air Force Base. Castle adalah kota virtual untuk menguji mobil pintar buatan Waymo.





Di Castle, Waymo membangun replika persimpangan jalan, dan jalur dua arah seperti di Meksiko. Bahkan, mereka sudah menyiapkan berbagai perlengkapan seperti kerucut lalu lintas (traffic cone), serta tanaman dan orang palsu untuk merekonstruksi keadaan sebenarnya.

Castle membuat pengembang tidak perlu memusingkan keselamatan dan keamanan masyarakat umum. Dengan adanya Castle, pengembang bisa menguji mobil pintar secara berkala di situasi yang berbeda.

Salah satunya adalah menguji kualitas rem mobil Waymo. Mereka membuat keadaan saat kendaraan lain menyalip mobil pintar. Jika rem terlalu halus, berpotensi menimbulkan kecelakaan. Sebaliknya jika terlalu keras, pengendara bisa terbentur setir atau kaca mobil.





Hal ini perlu dilakukan karena ada beberapa aturan dalam mengembangkan mobil pintar seperti taat hukum dan aman digunakan.

Proyek Waymo selalu mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Jika dibandingkan dengan dua tahun lalu, mobil pintar hanya bisa berjalan sejauh 2.000 kilometer. Sekarang, mobil ini bisa menempuh perjalanan sejauh 5.000 kilometer dan masih dikembangkan.





Terungkap, Alasan Google Selalu Pilih Nama Camilan untuk Android




Setiap perusahaan teknologi punya cara tersendiri dalam melakukan penamaan sistem operasi. Apple, ambil contoh, perusahaan itu selalu menggunakan nama kucing besar (Cheetah, Jaguar, Panther, Lion, dan lain sebagainya) untuk sistem operasi Mac-nya.

Berbeda dengan Apple, Google justru selalu menggunakan nama camilan untuk setiap sistem operasi Android-nya. Terbaru, sistem operasi Android 8.0 mengusung nama Oreo.




Lantas, mengapa raksasa teknologi asal Negeri Paman Sam ini kerap mengusung nama camilan untuk semua sistem operasinya?

alasan Google memilih nama camilan untuk sistem operasinya semata-mata karena ketidaksengajaan.

Dijelaskan juru bicara Google, Randall Sarafa, konsep sistem operasi Android dengan nama camilan tercetus secara tidak sengaja dari tim kreatif internal Google.

"Ini terjadi secara random--bagaimana ya menjelaskannya, pokoknya kami tiba-tiba saja spontan mencetuskan nama camilan. Jadi, setiap sistem operasi dirilis kami selalu mencari nama camilan secara alfabetis," kata Sarafa.






Sekadar informasi, kini sudah ada sepuluh nama sistem operasi Google yang diambil dari camilan manis dan hidangan penutup. Android 1.0 dan 1.1 dinamai Android Alpha dan Beta. Barulah setelahnya muncul Android 1,5 dengan nama Cupcake untuk Android C.

Berikut daftar lengkap nama Android berdasarkan alfabetis:

Android 1.0 : Android Alpha
Android 1.1 : Android Beta
Android 1.5 -: Android Cupcake
Android 1.6 -: Android Donut
Android 2.0-2.1 : Android Eclair
Android 2.2-2.2.3: Android Froyo
Android 2.3-2.3.7: Android Gingerbread
Android 3.0-3.2.6:Android Honeycomb
Android 4.0-4.0.4: Android Ice Cream Sandwich
Android 4.1.-4.3.1: Android JellyBean
Android 4.4-.4.4.4: Android KitKat
Android 5.0-5.1.1: Android Lollipop
Android 6.0-6.0.1: Android Marshmallow
Android 7.0-7.1.2: Android Nougat
Android 8.0: Android Oreo



10 Roller Coaster Baru 2017, Berani Coba yang Mana? (1)





Turis yang doyan uji adrenalin bakalan tertantang naik roller coaster. Berikut ini 10 roller coaster baru di 2017 yang menarik dicoba saat kamu liburan ke AS.

Menjajal roller coaster di berbagai taman rekreasi memang seru, seperti yang dilakukan Patrick Lindich (27). Lindich merupakan traveler pecinta roller coaster di balik channel YouTube CoasterFanatics, yang dibuat tahun 2016 untuk mengunggah video review wahana roller coaster di seantero Amerika Serikat.

Kecintaan Lindich terhadap wahana ekstrem ini bermula saat di usia 10 tahun, ia mencoba naik American Eagle at Six Flags Great America setelah diyakinkan oleh ayahnya. Nah itu merupakan roller coaster kayu tertinggi dan tercepat di dunia.






Momen tersebut pun mengalahkan ketakutannya untuk naik roller coaster. Sejak saat itu Lindich pun jadi senang naik roller coaster di berbagai taman rekreasi.

Senin (29/5/2017), di tahun 2017 ini pun ia sudah membuat daftar mana saja roller coaster terbaru di AS yang akan dicoba. Siapa tahu bisa jadi inspirasi destinasi buat traveler yang berencana liburan ke Negeri Paman Sam itu.




Media Sosial Bahayakan Hubungan dengan Pasangan?




Saat ini, media sosial memiliki pengaruh yang besar terhadap berbagai kalangan, terutama pada relationship generasi milenial. Salah satunya adalah kebiasaan mengunggah foto bersama pasangan ke akun media sosial.

Pertanyaannya, apakah hal ini berpengaruh terhadap hubungan percintaan di dunia yang sesungguhnya?




"Social media bisa berpengaruh pada relationship saat Anda mengunggah foto sebagai obsesi mengenai suatu hal, misalnya ingin mendapatkan like dan comment," ucap psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi di acara fun talks bersama Fiesta di kawasan Jakarta Pusat, pada Rabu (16/8/2017).

Menurut Lizzie, hal ini juga bisa memengaruhi karakter hubungan Anda, misalnya Anda sebenarnya senang makan di pinggir jalan, tapi demi mendapatkan foto yang bagus Anda harus makan di restoran mewah.





Lizzie juga menjelaskan mengenai kehidupan percintaan yang diunggah ke media sosial. "Sebenarnya, mengunggah foto bersama pasangan adalah hal yang wajar saat tidak berlebihan. Jika tidak mengunggah sama sekali juga tidak bagus karena sebenarnya pasangan kita juga biasanya ingin ada di media sosial Anda," ucap Lizzie.

Lizzie menambahkan, anak muda memiliki beberapa alasan saat mengunggah foto dengan pasangan ke media sosial. Pertama, dia merupakan tipe yang butuh pengakuan mengenai status hubungannya atau dia memang ingin eksis dan kehidupannya terpaku hanya dengan pasangannya.




2019, Astronot Bulan Bisa Telepon ke Bumi




Sebuah perusahaan rintisan (startup) asal Jerman, Part Time Scientists (PTS), telah menciptakan sebuah terobosan terbaru bagi para astronot di bulan.

Mereka menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang nantinya memudahkan astronot bisa melakukan panggilan telepon dari bulan ke bumi. Walau begitu, teknologi ini baru bisa dicanangkan mulai 2019.

Part Time Scientist yang juga sempat menciptakan wahana moon rover untuk Google Lunar XPrize ini, akan mengandalkan teknologi 4G LTE, yakni jaringan yang kini tengah digunakan oleh operator telekomunikasi di seluruh dunia.






"Kami bekerja sama dengan Vodafone untuk menyediakan base station LTE di bulan," kata Karsten Becker, pemimpin pengembangan perangkat elektronik Part Time Scientist,  Selasa (15/8/2017).

Tujuan utama Part Time Scientist menyediakan koneksi panggilan di Bulan, ucap Becker, tak lain karena ingin membangun layanan komersial berupa telekomunikasi antara tim astronot bulan dengan bumi.

Rencananya, Part Time Scientist akan memulai uji coba perdana dengan meluncurkan pesawat luar angkasa (spacecraft) Falcon 9 dengan dua wahana rover dalam orbit berjarak 26.000 mil.

"Dari situ, ia akan melakukan landing ke bulan dan mengeluarkan dua wahana rover yang akan 'berkomunikasi' ke base station LTE kami," jelas Becker.





Masing-masing rover akan menggunakan energi 90 Watt dari panel solar yang menempel. Karena itu, rover hanya akan berjalan pada waktu siang hari. Pada malam hari, ia tidak akan beroperasi mengingat suhu di bulan cukup ekstrem.

Meski astronot sudah bisa melakukan panggilan telepon ke Bumi mulai 2019, Becker mengungkap jika teknologi ini baru bisa mapan diimplementasikan sekitar 2020.

Barulah pada saat itu, Part Time Scientists akan memboyong terminal LTE khusus yang dirancang untuk bertahan di lingkungan Bulan dalam jangka waktu lama.




Kecerdasan Buatan Kalahkan Jagoan Game DOTA 2, Elon Musk Sesumbar Read more at https://www.tempo.co/read/news/2017/08/13/095899442/kecerdasan-buatan-kalahkan-jagoan-game-dota-2-elon-musk-sesumbar#SERv45fWlTYgeuKb.99




Elon Musk sesumbar saat kecerdasan buatan mampu mengalahkan gamer profesional DOTA 2. Game ini dibuat oleh pengembang e-Sport International.

"Untuk pertama kalinya OpenAI mengalahkan pemain terbaik dalam kejuaraan eSports. Yang jelas lebih kompleks ketimbang catur atau Go," tulis Elon Musk dalam akun Twitternya, Sabtu, 12 Agustus 2017. OpenAI merupakan startup kecerdasan buatan yang dia danai.






Kecerdasan buatan lawan gamer profesional DOTA 2 itu berlangsung di sela-sela turnamen tahunan DOTA 2 yang digelar selama pekan ini di Key Arena, Seattle, Washington, Amerika Serikat. Tim dari OpenAI membuat program kecerdasan buatan tersebut agar bisa mempelajari dan meniru cara bermain DOTA 2.

Sebelumnya, Google juga telah menggelar pertandingan antara kecerdasan buatan dan pemain game profesional. AI AlphaGo, kecerdasan buatan yang dirancang tim dari Google Deepmind, mampu mengalahkan pemain Go profesional

Dalam sela-sela gelaran turnamen tahunan DOTA 2 ini, OpenAI menantang Danylo "Dendi" Ishutin, gamer profesional DOTA asal Ukraina. Dia tergabung dalam tim N'Vi.





Sayangnya, dia lempar handuk dalam pertandingan satu lawan satu tersebut setelah kalah dua kali berturut-turut. "Seperti melawan manusia, tapi ada yang beda," kata Ishutin mengomentari kecerdasan buatan yang jadi lawannya, seperti dikutip dari laman berita teknologi The Verge, Ahad, 13 Agustus 2017.

Padahal, Ishutin dan timnya kerap menjadi juara dunia dalam game DOTA 2. Game ini merupakan permainan yang cukup kompleks. Tim harus bekerja sama untuk menghancurkan markas tim lawan.

Tiap pemain bisa memilih satu di antara 113 karakter yang ada. Tiap karakter pun memiliki kekuatan khusus dan senjata. Perlu taktik dan strategi agar bisa  menerobos pertahanan lawan dan menghancurkan markas musuh.

Kecerdasan buatan yang diprogram OpenAI hanya "dilatih" selama dua pekan sebelum pertandingan. Tentunya ini sesuatu yang sangat progresif sekaligus menakutkan. Sebab, hanya dalam waktu 14 hari, kecerdasan buatan mampu mengalahkan juara dunia.




Serangan iPhone dan Mac Bukan Ransomware



Pengguna Mac di Indonesia mengeluhkan perangkatnya disandera dan terkunci EFI firmware protection. Sementara, pengguna iOS mengalami hal serupa karena perangkatnya terkunci fitur "Lost Mode".

Tidak hanya di Indonesia, pengguna iPhone dan Mac di Jepang dan Eropa pun jadi korban ulah hacker ini. Bahkan, beredar spekulasi bahwa produk Apple sudah terinfeksi ransomware yang mengunci layar komputer lalu meminta tebusan untuk mengembalikan akses. Benarkah peretasan ini ulah ransomware?


Hal ini ditengarai dari kebocoran password pada iCloud bridge yang kemungkinan berhubungan dengan kasus bocornya iCloud sebelumnya yang mungkin dimanfaatkan oleh pihak tertentu. Pihak tak bertanggung jawab itu pun mengeksploitasi lock pada fitur "Find My iPhone", salah satunya fitur Lost Mode.

Dengan begitu, saat pengguna ingin login perangkat mereka terkunci. Sementara di dalam fitur lock, pembajak meninggalkan pesan alamat email. Saat korban menghubungi alamat email, hacker pun membalas dengan meminta tebusan US$ 50 untuk ditukar dengan kunci unlock perangkatnya.

Technical Consultant PT Prosperita ESET Indonesia Yudhi Kukuh mengatakan, "aktivitas ancaman siber yang mengancam pengguna Apple yang diduga sebagai serangan ransomware tidak benar adanya," kata Yudhi.


Hal tersebut lantaran data yang ada di perangkat tidak dienkripsi, sedangkan fitur lock yang dipakai pelaku berasal dari fitur Apple sendiri, yakni fitur keamanan jika produk hilang.

"Hal ini dapat terjadi akibat password iCloud telah dibajak, pelaku kemudian mengaktivasi Lost Mode pada perangkat korban yang terhubung ke akun iCloud. Ketika komputer masuk ke Lost Mode, kunci firmware ikut ditambahkan," ujarnya.

Pengguna Instagram Bakal Bisa Duet Saat Live Streaming?



 
Instagram dilaporkan akan kembali menambah fitur anyar bagi penggunanya. Kali ini, aplikasi berbagi video dan foto itu menghadirkan fitur Live di Stories.

Instagram akan meluncurkan fitur menambah orang lain ketika melakukan siaran video langsung. Jadi, pengguna dapat mengajak teman untuk melakukan Live di Instagram Stories.









Cara menambahkan teman lain untuk ikut melakukan siaran langsung juga terbilang mudah. Pengguna cukup mengetuk ikon baru berbentuk dua wajah tersenyum yang berada di samping kolom komentar.

Setelah itu, pilih teman yang akan diajak melakukan siaran langsung bersama dan layar secara otomatis terbelah dua. Fitur lain, seperti kolom komentar dan opsi untuk menyimpan video setelah siaran selesai dipastikan tak akan mengalami perubahan.

Untuk sekarang, Instagram telah melakukan uji coba fitur terbaru ini ke sejumlah pengguna. Menurut rencana, fitur ini akan menyambangi seluruh pengguna dalam beberapa bulan ke depan.









Sebagai informasi, fitur serupa sebenarnya telah meluncur lebih dulu di Facebook yang notabene pemilik Instagram. Karenanya, wajar apabila fitur baru ini hadir di Instagram.

Fitur Live di Instagram sendiri memang terbilang baru. Layanan itu baru meluncur pada November 2016. Namun sejak saat itu, layanan ini terus menghadirkan fitur baru untuk memperkaya pengalaman pengguna.



Twitter Uji Layanan Berbayar



Twitter diam-diam menguji rencana layanan premium yang dirancang untuk meningkatkan daya jangkauan sebuah tweet dari akun bisnis.

Informasi ini terungkap setelah bebarapa pengguna Twitter menerima undangan mencoba layanan secara gratis untuk tiga hari pertama.

Bagi pengguna yang tertarik memakai layanan Twitter premium diharuskan membayar 99 dolar AS per bulan  atau sekitar Rp1,3 juta. Layanan ini akan mempromosikan akun Anda ke timeline pengguna lain yang tidak mengikuti Anda.

Jika sudah berlangganan, Anda hanya perlu menulis tweet seperti biasa. Kemudian, Twitter akan melakukan pemrograman secara otomatis untuk memilih tweet yang akan dipromosikan ke pengguna lain.

Di akhir setiap minggu, Twitter akan mengirim pelanggan "kartu laporan" yang berisikan jangkauan tambahan, pengikut, dan hubungan kepada konsumen.

Twitter mengkonfirmasi bahwa saat ini langganan sedang diuji kepada sejumlah kecil akun yang dianggap memiliki jangkauan yang cukup luas.

"Kami telah mengembangkan cara bagi Anda untuk mengembangkan pengikut Anda. Kini, Tweet Anda menjangkau lebih banyak orang tanpa bantuan iklan," menurut sebuah laman di situs bisnis Twitter.

Penawaran baru tersebut muncul saat Twitter mencari cara untuk meningkatkan bisnis periklanannya setelah tiga kuartal berturut-turut pendapatan iklannya menurun.

Twitter mengumumkan bahwa pendapatan iklan turun 8 persen setiap tahun selama laporan pendapatan kuartal awal pada pekan ini.

Erajaya Beri Sinyal Kehadiran Ponsel Android Nokia di Indonesia



HMD Global sebagai pemilik lisensi perangkat Nokia, beberapa waktu lalu mengumumkan penjualan tiga smartphone Nokia yang dirilis sepanjang 2017 bakal hadir di pasar sebelum akhir kuartal kedua 2017.

Di Indonesia kabar kehadiran tiga smartphone Nokia belum diungkap secara resmi oleh HMD Global. Namun, diisyaratkan oleh retailer sekaligus distributor smartphone PT Erajaya Swasembada bahwa smartphone Nokia akan dipasarkan di Indonesia.



Namun, Director of Marketing and Communication PT Erajaya Swasembada Djatmiko Wardoyo enggan menjawab kapan smartphone Nokia akan dijual di Indonesia.

"Tinggal tunggu konfirmasinya aja," kata Djatmiko saat ditemui dalam acara Halalbihalal Erajaya di Jakarta, Senin (21/7/2017).

Menurutnya, sebagai perusahaan yang pernah jadi distributor terbesar ponsel Nokia di Indonesia, Erajaya sudah berdiskusi dengan pihak Nokia untuk membahas kemungkinan hadirnya Nokia 3, 5, dan 6 di Tanah Air.



"Sudah ada obrolan, tapi untuk kepastiannya tunggu konfirmasinya aja," katanya, enggan membocorkan perihal rilisnya smartphone yang sempat mati suri itu.

Sekadar informasi, pada ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Februari 2017, Nokia secara mengejutkan merilis kembali Nokia 3310 yang sempat berjaya pada awal 2000-an. Bersamaan dengan itu, perusahaan Finlandia itu juga memperkenalkan tiga smartphone Android, yakni Nokia 3, 5, dan 6.

Entri yang Diunggulkan

PANDUAN CARA INSTALKAN APLIKASI RAJABAKARAT DI ANDROID