Dear Pak Harmanta,
Untuk waktunya relatif. Namun bila suatu mobil dari baru dan dipakai sesuai dengan petunjuk serta rekomendasi pabrik, sebagai contoh pemakaian bahan bakar yang direkomendasikan sesuai petunjuk maka bisa dipastikan usia sensor-sensor bisa lebih di atas 5 tahun umurnya.
Nah, pemilik kendaraan tidak usah khawatir mengenai kapan saatnya sensor-sensor pada mobil mengalami penurunan kemampuan alias mulai rusak.
Kami berikan tips-tips sebagai berikut:
1. Mobil sekarang pada umumnya sudah injeksi dan semuanya dikontrol oleh komputer alias ECU.
2. Terdapat sistem diagnosis (mendeteksi sendiri) pada sistem ECU ketika terjadi penurunan kemampuan/kerusakan pada suatu sensor dan tersimpan di internal sistem ECU.
3. Deteksi dini terkait kerusakan sensor-sensor dapat dirasakan dan dilihat oleh pemilik kendaraan, seperti yang disebutkan pada pertanyaan, kadang mesin tersendat, batuk-batuk, tidak bertenaga, putaran stasioner tidak stabil, dan sebagainya.
4. Biasanya lampu Check Engine (warna kuning) pada combination meter/dashboard menyala ketika ada suatu sensor yang mengalami masalah.
5. Nah, bila mengalami gejala yang timbul dan/atau lampu Check Engine menyala, segera membawa kendaraan ke bengkel resmi atau bengkel langganan yang tentunya mempunyai alat scanner/inteligent tester untuk mendeteksi sensor yang rusak kemudian diperbaiki/diganti dengan yang baru.
6. Bapak Harmanta bisa juga mengunjungi Bengkel Auto 2000 terdekat untuk memeriksakan hal ini . Teknisi kami dengan senang hati membantu memeriksa dan menjelaskan on the spot pada kendaraan Bapak pada saat itu juga.
7. Apabila Bapak memerlukan layanan Bengkel atau Toyota Home Service silahkan Booking di website Auto2000.co.id.Demikian penjelasan untuk kondisi kendaraan Bapak Harmanta, semoga informasinya bermanfaat.
