Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, dikabarkan berubah menjadi air bah. Kabar yang dilengkapi video itu tersebar melalui media sosial sejak kemarin. Seperti apa yang terjadi?
Tampak air terjun yang mirip Grojogan Sewu itu warnanya berubah menjadi cokelat. Intensitas air pun lebih besar dibandingkan biasanya, sangat deras dan membahayakan.
Di dalam video, air keruh itu mengalir sangat deras. Tak terlihat ada aktivitas wisatawan di Grojogan Sewu.
Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, memastikan belakangan tidak ada peristiwa semacam itu di Grojogan Sewu.
"Kemarin kami sudah koordinasi dengan pengelola Grojogan Sewu, tidak ada kejadian seperti itu," katanya saat dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (26/2/2018).
Riyanto pun mempertanyakan apakah video tersebut benar berada di Tawangmangu. Sebab, selama menjabat sebagai Kapolsek Tawangmangu, dia belum pernah menemui kejadian itu.
"Mungkin dulu ya. Tapi selama 5 tahun di Tawangmangu, saya belum pernah menemui peristiwa itu. Kemarin saya melakukan pengamanan di sana, juga tidak ada penutupan," ujarnya.
Senada dengan Kapolsek, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Bambang Jatmiko, tidak membenarkan adanya kejadian air bah.
"Saya belum lihat videonya. Tapi tidak pernah itu Grojogan Sewu jadi banjir atau air bah," katanya.
